Tampilkan postingan dengan label Tradition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tradition. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2019

“Pontianak International Dragon Boat & Khatulistiwa Run Meriahkan Hari Tanpa Bayangan di Pontianak”

Menyambut hari titik kulminasi atau hari tanpa bayangan di bulan September, Sporta Indonesia yang dibantu dan didukung oleh pemerintah kota Pontianak, media dan sponsorship menyelenggarakan perlombaan bertajuk International Dragon Boat & Khatulistiwa Run. 
Source: Sporta Indonesia's Instagram
Kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Pontianak dan Kalimantan Barat pada umumnya di mata dunia ini, mengambil dua cabang olahraga yang relevan dengan kondisi dan situasi yang ada di kota Pontianak. International Dragon Boat untuk cabang olahraga dayung dan Khatulistiwa Run untuk cabang olahraga lari. 
Source: Sporta Indonesia's Instagram
Dragon Boat sendiri adalah cabang olahraga dayung dengan perahu yang dihiasi dengan bentuk seperti kepala dan ekor naga serta diharuskan untuk membawa dan menabuh genderang besar dalam perahunya. Perlombaan Pontianak International Dragon Boat ini nantinya juga akan berpusat di sekitaran sungai Kapuas. Sedangkan untuk Khatulistiwa Run merupakan cabang olahraga lari dengan jarak 11.2 km yang memiliki rute dari Alun-Alun Kapuas menuju Tugu Khatulistiwa. 
Source: Sporta Indonesia's Instagram
Sebanyak 7 negara akan turut berpartisipasi dalam kegiatan International Dragon Boat, diantaranya: Malaysia, Republik Rakyat Cina, Australia, Hongkong, Brunei Darussalam, Singapura, dan tentunya tuan rumah Indonesia.
Source: Khatulistiwa Run's Instagram
Event bertaraf internasional ini tentunya akan membantu meningkatkan pariwisata di Pontianak dan pemanfaatan potensi sungai Kapuas. Tentunya berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi (terkhusus di kota Pontianak). Selain International Dragon Boat dan Khatuilistiwa Run, peringatan titik kulminasi ini juga dimeriahkan dengan seni multi etnis Kalimantan Barat, fun bike, world clean up, serta lomba memasak hasil sungai.
Source: Khatulistiwa Run's Instagram

Minggu, 17 Juni 2018

5 Tradisi Yang Bikin Kangen Suasana Lebaran

Suasana lebaran memang identik dengan kumpul keluarga, makan opor ayam, baju baru dan juga hal-hal memorable lainnya. Tapi ternyata ada lagi nih yang buat kangen banget dengan suasana lebaran. Ada apa aja ya? langsung aja yuk kita intip!
Photo by Mathilde Cureau on Unsplash
THR
Siapa yang gak senang kalo udah dengar kata “Tunjangan Hari Raya” atau yang sering kita sebut dengan “THR”. Istilah ini diperuntukkan bagi yang sudah memiliki pekerjaan dan akan mendaptkan THR dari perusahaan atau tempatnya bekerja menjelang hari raya. Salah satu yang juga di tunggu-tunggu ketika hari raya tiba, karena THR hanya akan datang sekali dalam setahun. Dan yang perlu diingat, gunakan seefesien mungkin, karna biasanya lebaran ataupun hari raya keagamaan lainnya akan selalu disertai dengan diskon-diskon yang membuat terbuai dan kalap. Jadi wajib banget hati-hati! Hehe...
Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash
Mudik
Menjadi hal yang wajib dan selalu dirindukan terkhusus kamu yang punya kampung halaman. Kegiatan pulang kampung ini bertujuan untuk berkumpul bersama sanak keluarga terdekat. Biasanya dilakukan beberapa hari sebelum hari raya idul fitri atau lebaran tiba. Idul fitri dan mudik menjadi momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan melepas kerinduan bersama orang-orang terkasih. Mudik juga identitik banget dengan macet-macetan dan juga rawan tindak kejahatan. Jadi harus tetap hati-hati ya!
Photo by Alexander Popov on Unsplash
Takbiran dan Sholat Ied
Gemuruh dan kemeriahan takbiran sangat terasa ketika kegiatan “takbir keliling” diadakan. Biasanya kegiatan ini dilakukan oleh anak-anak dan remaja sambil membawa bedug dan juga obor. Mengelilingi komplek, rumah-rumah, ataupun jalan raya dengan suara lantang  mengucapkan kalimat takbir secara bersama-sama. Keesokkan paginya semua umat muslim pergi menunaikan ibadah sholat ied dan bersukacita menyambut hari kemenangan setelah sebulan berpuasa menahan hawa nafsu, dahaga dan juga lapar.
Photo by Shivam Garg on Unsplash
Silaturahmi
Setelah sholat idul fitri menyambut hari kemenangan, hal yang biasanya sering dilakukan selanjutnya adalah bersilaturahmi. Berkunjung ke rumah sanak keluarga, kerabat terdekat ataupun rumah tetangga seraya menikmati hidangan makanan dan minuman yang telah disediakan. Suasana ini jarang sekali dirasakan ketika hari-hari biasa dan tentunya menjadi momen yang tepat dilakukan pada hari raya lebaran.
Photo by Hasan Almasi on Unsplash
Bermaaf-maafan
Di hari yang suci saatnya juga menyucikan hati dengan menghapus rasa dendam dan amarah dengan memafkan. Apapun caranya, baik itu  berjabat tangan, salim ataupun sungkeman. Poinnya adalah saling memaafkan atas tindakan di hari lalu baik disengaja ataupun tidak dengan ikhlas dan lapang dada. Makanya hari raya idul fitri ini menjadi momen yang pas, walaupun memaafkan bisa kapan aja ya!
Photo by Gus Moretta on Unsplash
Kira-kira dari tradisi lebaran di atas yang paling buat kamu kangen yang mana nih?