Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2019

“Anti Bayar Tunai Dengan BNI TapCash”

Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (Pontianak) kembali menggelar acara bertajuk “NONGKI” (Nongkrong Interaktif Millenials). Acara berlangsung di Cafe Tyga Per Ampat jalan Pang Semangai (02/09/2019) bersama para generasi millenials Pontianak seperti Komunitas Blogger, Selebgram, Vlogger, dan juga Jurnalis dari berbagai media.

Kegiatan yang juga merupakan bagian dari program “Bulan Layanan BNI” ini sekaligus dijadikan momentum spesial untuk memperkenalkan BNI TapCash kepada nasabah sebagai bentuk partisipasi dalam mensukseskan program pemerintah “Go Cashless” di SPBU.
Cashless sendiri berarti tanpa uang tunai. Dapat diartikan juga sebagai sistem dimana segala transaksi tidak lagi menggunakan uang tunai atau fisik, tetapi melalui media elektronik seperti kartu debit dan dompet virtual.
Penerapan Go Cashless di kota Pontianak sendiri mulai dilakukan dalam beberapa tahapan; pada tahap pertama yaitu di bulan September 2019 diterapkan setiap hari Minggu. Pada tahap kedua dilakukan di bulan berikutnya yaitu Oktober 2019 pada hari Selasa dan Minggu. Tahapan ketiga di bulan November 2019, setiap hari Selasa, Kamis dan Minggu. Dan pada tahapan terakhir yaitu di bulan Desember 2019 dilakukan setiap hari.
Program Go Cashless dari BNI salah satunya adalah BNI TapCash. Nasabah ataupun non-nasabah dapat menikmati banyak keuntungan dari BNI TapCash dalam membeli bahan bakar minyak di SPBU seperti:
1. Transaksi yang lebih cepat
2.  Menghindari uang lecek dan uang palsu
3. Tanpa uang kembalian
4. Tanpa minumum transaksi
5. Dapat diisi ulang atau top up dengan maksimun saldo Rp. 1.000.000,- 
6. Saldo pada kartu TapCash tidak diberi bunga dan tidak di jamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)
7. Dapat dipindahtangankan

Cara mendapatkan TapCash BNI untuk nasabah ataupun non-nasabah dapat dilakukan di kantor cabang BNI dan mitra kerjasama TapCash. Untuk informasi lebih lengkap mengenai BNI TapCash dan keluhan pengguna, dapat menghubungi BNI Call 1500046. 
Ayo kita sukseskan program Go Cashless dan selalu gunakan BNI TapCash!

Minggu, 07 April 2019

5 Fakta Pemilu 2019 yang Kamu Wajib Tahu!

17 April 2019 akan menjadi sejarah baru dalam pelaksanakan pemilihan umum atau pemilu di Indonesia. Pesta demokrasi akbar yang diadakan setiap 5 tahun sekali ini menjadi unik, karena pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif akan diadakan secara serentak. Selain pemilihan serentak, ada beberapa fakta menarik dari pemilu tahun 2019 ini. Apa aja, yuk cek!
Source: www.instagram.com/kpu_ri
4 Partai Baru
Dari total 16 partai yang bertarung, ada 4 partai baru yang hadir sebagai kompetitor partai-partai lainnya. Yakni; Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Berkarya, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai Perindo dipimpin oleh pemilik jaringan televisi swasta nasional, Harry Tanoesoedibjo. Partai Berkarya dipimpin Hoetomo Mandala Putera alias Tommy Soeharto, putera dari mantan presiden alm. Soeharto. Kemudian ada Partai Garuda dipimpin oleh Ahmad Ridha Sabana, seorang direktur dari salah satu televisi swasta di Indonesia. Dan juga Grace Natalie, mantan wartawan dan presenter televisi yang memimpin Partai Solidaritas Indonesia atau lebih dikenal dengan PSI. Partai Solidaritas Indonesia juga merupakan partai kedua setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP yang menjadikan perempuan sebagai pemimpin partainya.
Source: www.instagram.com/kpu_ri
81 Caleg Bermasalah
Dari 7.968 calon legislatif atau caleg yang terdaftar, ada sekitar 81 orang caleg berstatus eks koruptor dan yang pernah berurusan dengan kantor polisi karena masalah suap demi mengeruk keuntungan secara tidak sah. Kemudian dari 81 caleg tersebut, 72 diantaranya merupakan caleg DPRD dan 9 dari caleg DPD. 72 dari caleg DPRD tersebut, 23 orang merupakan caleg DPRD provinsi dan 49 caleg tingkat DPRD kabupaten atau kota. Awalnya KPU telah menetapkan aturan bahwa mantan terpidana kasus korupsi, kejahatan seks, dan narkoba dilarang mencalonkan diri. Namun ketetapan tersebut banyak ditentang kalangan partai, dan akhirnya gugatan mereka dikabulkan.
Source: www.beritasatu.com
5 Kertas Suara
Pada pemilihan umum tahun 2019 yang dilakukan serentak ini, pemilih berhak memiliki 5 kertas suara sekaligus untuk mencoblos. Kelima kertas suara ini memiliki warna yang berbeda untuk memudahkan pemilih. Diantaranya; Abu-abu, kertas suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden. Kuning, kertas suara untuk memilih anggota DPR RI. Kemudian kertas suara berwarna merah, untuk memilih anggota DPD RI. Biru, kertas suara untuk DPRD Provinsi. Dan hijau, untuk memilih DPRD Kota atau Kabupaten.
Source: www.instagram.com/kpu_ri
Pemilih dan Terpilih
Dari data KPU yang tercatat sebanyak 185.732.093 (seratus delapan puluh lima juta tujuh ratus tiga puluh dua ribu sembilan puluh tiga) orang daftar pemilih tetap (DPT). Terdiri dari 92.802.671 (sembilan puluh dua juta delapan ratus dua ribu enam ratus tujuh puluh satu) orang laki-laki dan 92.929.422 (sembilan puluh dua juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu empat ratus dua puluh dua) orang perempuan, yang akan memilih di 805.075 (delapan ratus lima ribu tujuh lima) Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Source: www.instagram.com/kpu_ri
Nantinya akan terpilih sepasang presiden dan wakil presiden, 575 anggota DPR RI, 136 anggota DPD, 2.207 anggota DPR Provinsi, dan 17.610 anggota DPRD kota atau kabupaten dari 16 partai ditambah empat partai daerah yang bertarung di Aceh.

2014 dan 2019
Pada tahun 2014 dilakukan dua kali pemilihan umum, yaitu pemilihan legislatif pada 9 April 2014 dan tiga bulan kemudian pada 9 juli 2014 untuk presiden dan wakil presiden. Biaya yang dihabiskan sekitar 24,1 triliun untuk pemilihan umum anggota legislatif serta 7,9 triliun pada pemilihan presiden dan wakil presiden untuk dua putaran. Sedangkan untuk pemilu tahun 2019 yang dilakukan secara serentak, anggaran biayanya hanya sebesar 24,8 triliun rupiah. tentunya 7,2 triliun lebih murah dari pemilu sebelumnya.
Well, semoga pemilu kali ini berjalan lancar, tidak anarkis, aman, dan damai. Siapapun yang nantinya akan terpilih, kita semua berharap nantinya akan menjadi seseorang yang amanah dalam mengemban tugasnya dan juga selalu mendengarkan aspirasi rakyat. Aamiin. Ingat, jangan pilih golput!

Minggu, 04 Maret 2018

“Semarak Pegelaran Mandiri Pontianak Imlek Festival dan Cap Go Meh 2018”

Bank Mandiri kembali menyelenggarakan “Mandiri Pontianak Imlek Festival dan Cap Go Meh” IV di tahun 2018 dalam rangka menyemarakan peringatan tahun baru Imlek 2569 serta bentuk apresiasi kepada masyarakat di Kalimantan Barat. Sesuai dengan tagline Bank Mandiri yaitu “Spirit Memakmurkan Negeri” yang juga berkorelasi untuk melestarikan kebudayaan lokal dengan mengangkat kearifan budaya daerah seperti contohnya pergelaran cap go meh dan festival imlek ini sendiri.

Serangkaian acara ini juga meliputi pelaksanaan Mandiri Pontianak Food Festival pada 19-25 februari 2018 di halaman parkiran Ahmad Yani Megamall Pontianak, dan Mandiri Barongsai Festival pada 25 Februari – 3 Maret 2018 di jalan Diponegoro Pontianak. Acara ini juga turut dimeriahkan dengan hadirnya selebriti chef dan selebriti ibu kota serta hadirnya ribuan masyarakat dari non-nasabah dan nasabah Bank Mandiri dalam acara perayaan tahunan tersebut.

Suasana Press Conference Pontianak Food Festival II
Pada Event Mandiri Pontianak Food Festival II sendiri ada beberapa acara yang ditampilkan seperti; pemilihan Abang Adek Kalimantan Barat, Duta Kuliner, Pemecahan rekor MURI lomba memasak ikan asam pedas khas Pontianak dengan jumlah peserta terbanyak (430 peserta), kemudian demo masak bersama bintang tamu selebriti chef dari ibu kota yaitu chef Aiko, lelang Mandiri Fiesta Poin, serta perlombaan dan hiburan menarik lainnya.

Acara ini diprakarsai oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kalimantan Barat (PHRI) dan telah memasuki tahun ke-2 dengan visi “melestarikan dan mempromosikan kuliner khas Kalimantan Barat” dengan menawarkan aneka kuliner dari 145 stan yang dapat dinikmati.
Edi Kamal (Ketua PHRI Kalimantan Barat)
Pada event Pontianak Food Festival II yang bertemakan “Ayo... Makan Ikan” bertujuan untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah tentang pentingnya makan ikan guna mencerdaskan anak bangsa. Mulai tingginya minat masyarakat Pontianak untuk makan ikan dan tumbuhnya usaha kuliner yang menyajikan masakan berbahan ikan sebagai menu andalan juga turut melatar belakangi terselenggaranya Mandiri Pontianak Food Festival II ini.
Kemudian untuk memudahkan para pengunjung dalam bertransaksi, Bank Mandiri menyediakan alat pembayaran non-tunai seperti Mandiri E-Money dan Mandiri E-Cash di setiap stan bagi pengunjung yang tidak membawa uang cash. Bahkan Bank Mandiri memberikan undian hadiah program Mandiri Gesek Untung berupa smartphone dan e-money untuk 3 nasabah yang beruntung, serta lelang Mandiri Fiesta Poin dengan hadiah lelang berupa handphone, Iphone-X, kamera, TV LED, emas logam mulia 10gr, dan emas logam mulia 5gr.

Agus Kurniawan selaku penanggung jawab dan Brands Manager Bank Mandiri cabang Diponegoro Pontianak menjelaskan, transaksi non-tunai sebagai salah satu wujud dari Bank Mandiri untuk mendukung terciptanya “Less Cash Society” di Kalimantan Barat dan mendukung program pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)
Heri Gunardi  (Direktur Distribusi Bank Mandiri)
Sedangkan pada Mandiri Barongsai Festival IV yang di selenggarakan pada tanggal 25 februari – 03 maret 2018 Bank Mandiri menghadirkan berbagai acara menarik seperti pesta rakyat, pameran kuliner, pemilihan Gege Meimei Duta Budaya Tionghoa, parade naga bersinar dan barongsai bersinar, serta ajang perlombaan kesenian olahraga Mandiri Barongsai Festival IV yang diikuti 23 grup peserta dari seluruh daerah di Kalimantan Barat.
Gege Meimei 2017
Pada pemilihan Gege Meimei Duta Budaya Tionghoa yang dilaksanakan di jalan Diponegoro Pontianak peserta diharapkan dapat menjadi agen untuk melestarikan budaya dan kesenian dari etnis Tionghoa, agar tidak tergerus zaman bukan hanya pada saat mengikuti ajang kompetisi ini. Selaras dengan pemilihan Abang Adek Duta Kuliner di halaman parkiran Ahmad Yani Megamall Pontianak pada malam puncak acara Pontianak Food Festival II beberapa waktu lalu, agar nantinya para peserta dan pemenang dapat menjadi agen untuk melestarikan makanan-makanan khususnya makanan khas yang ada di Kalimantan Barat.
Penampilan Artis Ibu Kota Tina Toon
Pada acara final dari 23 grup peserta lomba kesenian olahraga Mandiri Barongsai Festival IV melalui babak penyisihan, di pilih menjadi 10 peserta terbaik yang tampil untuk memperebutkan hadiah utama senilai 17 juta rupiah. Dimeriahkan juga dengan hadirnya selebriti ibu kota Tina Toon yang dalam penampilannya menyanyikan lagu khas perayaan Imlek dan Cap Go Meh.
Foto Bersama Finalis Mandiri Barongsai Festival IV
Heri Gunardi selaku Direktur Distribusi Bank Mandiri berharap acara ini kedepannya dapat terlaksana lebih baik lagi dalam rangka memakmurkan negeri melalui event atau acara serupa. 

Minggu, 07 Januari 2018

Kopdar Perdana Komunitas Blogger Pontianak di Awal Tahun 2018


Hola! Selamat menikmati dan menjalankan tahun yang baru untuk kita semua, semoga dengan semangat yang baru, keinginan dan harapan yang baru, semuanya bisa tercapai tanpa ada kendala yang berarti. Aamiin.
Source: Teguh Hariyadi
Well, di postingan kali ini membahas tentang kopdar (kopi darat) atau pertemuan pertama di awal tahun antara sesama blogger yang diadakan di cafe Canopy Center jalan Purnama 2 Pontianak (07/01/2018).
Source: Teguh Hariyadi
Menjadi momen yang tepat untuk saling mengenal dan mempererat silaturahmi antara sesama anggota komunitas blogger yang ada di Pontianak. Mereka yang sering di kenal dengan sebutan Buda’ Blogger Pontianak (BBP) juga menghadirkan dua pembicara dari luar pulau kalimantan guys, ada Ni Ketut Ratmini atau sering di kenal dengan nama Nik Sukacita yang seorang travel blogger asal Pulau Dewata Bali dan juga Rony Anwari seorang travel vlogger dari kota kembang Bandung.
Photo by Corinne Kutz on Unsplash
For your info, blog dan vlog itu beda ya guys. Blog “merupakan singkatan dari web blog adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan yang di muat sebagai posting pada sebuah halaman web” (wikipedia.org/wiki/blog) sedangkan vlog singkatan dari video blogging yang “merupakan suatu bentuk kegiatan blogging dengan medium video di atas penggunaan teks atau audio sebagai sumber media perangkat seperti ponsel berkamera, kamera digital yang bisa merekam video” (wikipedia.org/wiki/video_blogging). Jadi kalo mbak Nik berbagi pengalamannya melalui tulisan yang di posting pada sebuah halaman web atau lebih khususnya travel blogger, nah kalo kang Rony berbagi pengalaman melalui video jalan-jalannya yang di posting di berbagai media sosial dan salah satunya di media berbagi video, Youtube. 
Photo by adrian on Unsplash
Mereka berbagi seputar pengalaman dan suka dukanya saat ngeblog dan ngevlog. Kalo menurut mbak Nik, “menjadi seorang blogger itu harus jujur dan harus punya rasa dalam setiap tulisan yang di buat”. Nah, kalo menurut kang Rony “ngevlog itu dapat di mulai dengan hal-hal yang sederhana dan disertai dengan percaya diri yang tinggi”.
Source: Teguh Hariyadi

Ada beberapa pertanyaan yang sempat di ajukan beberapa anggota blogger, salah satunya ada yang penasaran tentang bagaimana mengatur budget saat melakukan perjalanan ke berbagai daerah, sedangkan seperti yang di ketahui ketika sesorang melakukan perjalanan ke daerah atau destinasi liburan tertentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar. Dan jawaban dari salah satu pembicara adalah “be smart”. Mbak Nik yang seorang travel blogger juga menambahkan, menjadi seorang solo traveller memang lebih menyenangkan ketimbang group traveller, tapi dalam hal budgeting akan lebih terasa ringan jika melakukan nya dalam berkelompok. Tentunya kita harus cerdas dalam menyikapi hal ini. Intinya sih cerdas dalam melihat situasi dan kondisi. Jangan sampe karena budget di tekan seminim-minimnya tapi kenyamanan jadi hilang. Yang tujuannya pengen enjoy, malah jadi stress. Hehe...

Source: Teguh Hariyadi
Selain ulasan mengenai pengalaman dari dua pembicara yang dihadirkan, pertemuan atau kopdar ini juga memberikan kesempatan untuk setiap anggota komunitas blogger yang datang untuk memperkenalkan diri. Anggota blogger datang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, salah satunya blogger dari Sintang yang datang ke Pontianak bisa mencapai jarak tempuh diatas ±10 jam.  Edo Tazki Prasitha selaku pemilik blog Leemindo.com dan juga ketua komunitas buda’ blogger pontianak saat ini, berharap dengan keberadaan komunitas dan anggota-anggotanya semoga dapat mencegah dan meminimalisir berita-berita bohong, berita ujaran kebencian serta informasi-informasi yang belum jelas kebenaran dan juga sumbernya.
Source: Teguh Hariyadi
Finally, meskipun pertemuan awal ini terbilang singkat karena hanya memakan waktu sekitar 1-2 jam, pesan dan kesan positif yang dirasakan sangat terasa (kalo untuk aku pribadi) dan diharapkan kedepannya akan muncul komunitas-komunitas positif yang seperti ini yang dapat membangun kualitas pemuda dan pemudi bangsa kita. Aamiin. Semoga kamu yang membaca tulisan ini juga bisa melakukan aktivitas-aktivitas positif seperti ini, dan jangan pernah berhenti berkarya dalam membangun kualitas diri dan kualitas bangsa. See ya!